Posts

Kalau AI Bisa Menulis Code, Apa yang Masih Membuat Programmer Bernilai di 2028?

Kalau AI Bisa Menulis Code, Apa yang Masih Membuat Programmer Bernilai di 2028? Kayaknya pertanyaan seperti ini membosankan dan tidak lagi relevan di 2026. Pergeseran Pertanyaan Kalau AI bisa menulis code, skill apa yang masih bernilai di 2028? Pertanyaan ini kelihatannya seperti pertanyaan teknologi. Tapi semakin melihat perkembangan AI coding dari 2023 sampai 2026, saya justru merasa pertanyaan sebenarnya adalah pertanyaan tentang karier. Dua atau tiga tahun lalu: "Buatkan function ini." "Kenapa query ini lambat?" "Tolong tulis unit test." Sekarang: "Baca repository ini. Cari penyebab bug-nya. Perbaiki. Jalankan test. Kalau gagal, investigasi dan coba lagi." Coding agent mulai bisa bekerja dengan repository, menggunakan berbagai tools, menjalankan beberapa langkah secara mandiri, bahkan mengerjakan task secara asynchronous. Evolusi ...

Tahun 2003: Ketika Mahasiswa Lugu Bertemu Monster Bernama J2EE

Image
☕ Java Web /// ENTERPRISE EDITION /// Tahun 2003: Ketika Mahasiswa Lugu Bertemu Monster Bernama J2EE Sebuah perjalanan nostalgia menuju dunia Java Web awal 2000-an. [ Java Web Archive ]   |   Servlet   |   JSP   |   EJB   |   J2EE   |   Application Server Ilustrasi mahasiswa tahun 2003 membuka tutorial J2EE dengan monitor CRT, meja berantakan, buku Java. Bayangkan begini. Seorang mahasiswa semester lima, baru saja lulus mata kuliah Pemrograman Java dengan nilai lumayan. Program HelloWorld.java sudah khatam. Bikin kalkulator sederhana pakai Swing juga sudah pernah. Dengan modal rasa percaya diri yang, seperti biasa, sedikit lebih besar daripada pengalaman sebenarnya, ia membuka browser, mengetik: "belajar Java Web Programming" di Google. Lalu ia mengklik hasil pencarian pertama. Detik itu juga, hidupnya berubah. ...

IoC, DI, Container, dan Bean di Spring Dibangun dari Nol Spring Boot

Image
Dari Config ke Bean S aat belajar Spring Framework dan langsung mulai dari Spring Boot, ada kemungkinan besar kamu sudah sering pakai @Autowired dan @Service . Tapi begitu ada yang bertanya, "sebenarnya siapa sih yang membuat objek ini?", jawabanmu mungkin cuma, "pokoknya jalan aja sih". Itu wajar, kok. Spring Boot memang didesain untuk menyembunyikan kerumitan setup di balik satu baris SpringApplication.run() . Masalahnya, begitu suatu hari kamu ketemu bug soal bean yang gagal di-inject, circular dependency, atau bingung kenapa ada dua bean dengan tipe yang sama, kamu jadi tidak punya pegangan konsep untuk mulai debugging. Artikel ini mengajak kamu mundur selangkah: membangun aplikasi Spring secara manual, tanpa Spring Boot , supaya setiap konsep — IoC, DI, Container, Context, dan Bean — benar-benar terlihat dengan mata kepala sendiri, bukan cuma dihafal. Daftar Isi IoC (Inversion of Control) — Prinsipnya DI (Dependency Injection) — Cara Mewujudkan Io...