Posts

Fase 1 - Memahami Arsitektur Microservices dengan JHipster sebagai Laboratorium Instan

Image
Regression Learning: Memahami Arsitektur Microservices dengan JHipster sebagai Laboratorium Instan Bangun dulu. Pahami kemudian. Kita akan menggunakan JHipster untuk mendapatkan sebuah laboratory microservices dengan cepat, lalu pada artikel-artikel berikutnya kita akan berjalan mundur untuk memahami apa yang sebenarnya terjadi di baliknya. 1. Kita Mulai dari yang Mudah Kalau Anda seorang developer yang sudah bertahun-tahun bekerja dengan aplikasi monolith, kemungkinan besar Java, Spring, database, REST API, authentication, dan business logic bukanlah hal baru. Yang mungkin terasa asing adalah ketika semuanya mulai terdistribusi . Tiba-tiba kita menemukan istilah seperti: Microservices — cara membangun aplikasi dengan memecahnya menjadi banyak service kecil yang berjalan sendiri-sendiri, bukan satu aplikasi besar (monolith). API Gateway — satu pintu masuk yang menerima semua request dari client, lalu meneruskannya ke service yang tepat di belakangnya. Service Discovery...

Kalau AI Bisa Menulis Code, Apa yang Masih Membuat Programmer Bernilai di 2028?

Kalau AI Bisa Menulis Code, Apa yang Masih Membuat Programmer Bernilai di 2028? Kayaknya pertanyaan seperti ini membosankan dan tidak lagi relevan di 2026. Pergeseran Pertanyaan Kalau AI bisa menulis code, skill apa yang masih bernilai di 2028? Pertanyaan ini kelihatannya seperti pertanyaan teknologi. Tapi semakin melihat perkembangan AI coding dari 2023 sampai 2026, saya justru merasa pertanyaan sebenarnya adalah pertanyaan tentang karier. Dua atau tiga tahun lalu: "Buatkan function ini." "Kenapa query ini lambat?" "Tolong tulis unit test." Sekarang: "Baca repository ini. Cari penyebab bug-nya. Perbaiki. Jalankan test. Kalau gagal, investigasi dan coba lagi." Coding agent mulai bisa bekerja dengan repository, menggunakan berbagai tools, menjalankan beberapa langkah secara mandiri, bahkan mengerjakan task secara asynchronous. Evolusi ...

Tahun 2003: Ketika Mahasiswa Lugu Bertemu Monster Bernama J2EE

Image
☕ Java Web /// ENTERPRISE EDITION /// Tahun 2003: Ketika Mahasiswa Lugu Bertemu Monster Bernama J2EE Sebuah perjalanan nostalgia menuju dunia Java Web awal 2000-an. [ Java Web Archive ]   |   Servlet   |   JSP   |   EJB   |   J2EE   |   Application Server Ilustrasi mahasiswa tahun 2003 membuka tutorial J2EE dengan monitor CRT, meja berantakan, buku Java. Bayangkan begini. Seorang mahasiswa semester lima, baru saja lulus mata kuliah Pemrograman Java dengan nilai lumayan. Program HelloWorld.java sudah khatam. Bikin kalkulator sederhana pakai Swing juga sudah pernah. Dengan modal rasa percaya diri yang, seperti biasa, sedikit lebih besar daripada pengalaman sebenarnya, ia membuka browser, mengetik: "belajar Java Web Programming" di Google. Lalu ia mengklik hasil pencarian pertama. Detik itu juga, hidupnya berubah. ...