Setup AI Assistant Telegram dengan OpenClaw (Dengan Security-Aware di setiap langkah)

Melanjutkan postingan sebelumnya tentang cara setup AI lokal menggunakan Ollama dan OpenClaw, sekarang kita akan membuat AI tersebut bisa diakses melalui Telegram.

Fokus artikel ini bukan hanya "bisa jalan" — tapi aman digunakan sejak awal. 🔐

STEP 01

Buat Bot Telegram

Gunakan BotFather untuk membuat bot baru. Buka Telegram, cari @BotFather, lalu jalankan perintah berikut:

/start /newbot

Ikuti instruksi hingga kamu mendapatkan token bot:

# Simpan token ini — jaga kerahasiaannya! BOT_TOKEN = 123456:ABC-XYZ_T0K3NM0E_D1C1N1K4K4

Berikut langkah-langkah di BotFather secara visual:

Petunjuk step-by-step dengan BotFather di Telegram untuk mendapatkan token.

🚨

Risiko Akses Remote ke Sistem!

OpenClaw bukan sekadar chatbot biasa — ia adalah agentic AI yang bisa mengeksekusi tindakan di komputer atau server kamu. Jika orang lain berhasil mengirim pesan ke bot-mu, mereka berpotensi memerintahkan AI untuk menghapus file, mencuri data sensitif, atau menjalankan skrip berbahaya di mesinmu.

  • 🔒 Jangan bagikan BOT_TOKEN ke siapa pun
  • 🚫 Jangan commit ke repositori Git
  • ⚠️ Perlakukan seperti password root — kalau bocor, orang lain bisa mengontrol bot-mu
STEP 02

Konfigurasi OpenClaw

Jalankan perintah konfigurasi channel:

openclaw configure --section channels

Masukkan konfigurasi berikut:

{ "telegram": { "enabled": true, "bot_token": "123456:ABC-XYZ_T0K3NM0E_D1C1N1K4K4" } }

Berikut tampilan step-by-step di laptop saya:

STEP 03

Gateway Mode

Where will the Gateway run?
Local (this machine)Recommended ✅
Remote (info-only)
STEP 04

Channels Action

Channels
Configure/link— Tambah/update channels; nonaktifkan akun yang tidak dipilihRecommended ✅
Remove channel config
STEP 05

Pilih Channel

Select a channel
Telegram (Bot API)Pilih ini ✅
STEP 06

Status Channel

Karena Telegram sudah pernah dikonfigurasi sebelumnya, kamu akan melihat pilihan berikut:

OpsiPenjelasan
Modify settings✅ RecommendedEdit konfigurasi yang sudah ada
DisableNonaktifkan sementara (konfigurasi tetap tersimpan)
Delete configHapus konfigurasi secara permanen
SkipBiarkan apa adanya
STEP 07

DM Access Policy Setup

Configure DM access policies now? (default: pairing)
YesRecommended ✅
No— Menggunakan default (kurang eksplisit)
STEP 08

Telegram DM Policy — ⚠️ Bagian Terpenting!

Ini adalah langkah paling krusial dari seluruh proses setup. Pilih kebijakan akses DM yang sesuai:

ModePenjelasanKeamanan
Pairing✅ RecommendedUser harus pairing terlebih dahulu sebelum bisa mengakses bot🟡 Cukup aman & fleksibel — cocok untuk personal use
AllowlistHanya user tertentu berdasarkan Telegram ID yang diizinkan🟢 Paling aman — cocok untuk production
Open❌ BahayaSemua orang bisa mengakses bot tanpa batasan — jangan gunakan ini!🔴 Sangat berbahaya
DisabledBot tidak menerima DM sama sekali⚫ Tidak ada akses DM

Finalisasi Token di CLI


STEP 09–10

Edit File Konfigurasi OpenClaw

Tambahkan atau perbarui konfigurasi berikut di file ~/.openclaw/openclaw.json:

⚠️

Pastikan model yang digunakan mendukung mode Agent

Jika model tidak mendukung Agent, bot hanya akan diam tanpa memberikan respons apa pun.

// Konfigurasi agent — pastikan model mendukung Agent mode "agents": { "defaults": { "model": { "primary": "ollama/qwen2.5:7b" }, "workspace": "/Users/yusuf.ibrahim/.openclaw/workspace" } }, // Konfigurasi channel Telegram "channels": { "telegram": { "enabled": true, "dmPolicy": "pairing", "botToken": "9856123456:llGMJ-Ybotbottok3n", "groupPolicy": "allowlist", "groupAllowFrom": ["ISI_TELEGRAM_ID_KAMU"], "streaming": "partial" } }, // Ubah tools profile dari "coding" menjadi "minimal" "tools": { "profile": "minimal" }

Cara Mendapatkan Telegram ID Kamu

Buka Telegram dan cari bot @RawDataBot atau @userinfobot. Kirim pesan apa saja, bot akan membalas dengan informasi akunmu termasuk Telegram ID numerik yang diperlukan.

Gunakan @RawDataBot atau @userinfobot untuk mendapatkan Telegram ID kamu.

STEP 11

Rekomendasi Final (Prioritas Keamanan)

Wajib dilakukan segera

  • 🔑 Revoke token Telegram lama jika kamu tidak sengaja mengeksposnya
  • 🆕 Generate token baru dari BotFather setelah revoke
  • 📝 Update konfigurasi dengan token yang baru

Wajib dilakukan setelahnya

  • 👥 Tambahkan allowedUsers dengan Telegram ID yang sudah kamu dapatkan
  • 🔄 Restart gateway: openclaw gateway restart
STEP 12

Coba Chat Bot-mu

ℹ️

Warning: groupPolicy "allowlist" tapi groupAllowFrom masih kosong

Ini bukan error — ini adalah warning yang justru bagus! Artinya OpenClaw berkata: "Konfigurasi kamu aman… tapi mungkin tidak akan bekerja sesuai ekspektasi."

Bila dibiarkan, bot tidak akan merespons apa pun di group karena semua pesan dianggap tidak valid. Lanjut ke Step 13 untuk menyelesaikannya.

STEP 13

Proses Pairing

Jalankan perintah berikut di terminal untuk menyetujui pairing dari Telegram:

~ % openclaw pairing approve telegram 8ASDASD8 🦞 OpenClaw 2026.3.13 (61d171a) — If you can describe it, I can probably automate it—or at least make it funnier. Approved telegram sender 1234567.

Sengaja di-blur — baca teks di atas untuk detailnya.

STEP 14

Jalankan Model qwen2.5:7b via Ollama

Cek apakah model sudah berjalan. Ollama seharusnya otomatis menjalankan model saat ada request masuk:

~ % ollama ps NAME ID SIZE PROCESSOR UNTIL qwen2.5:7b 845dbda0ea48 8.2 GB 100% GPU 4 minutes from now

Jika model belum berjalan otomatis, jalankan secara manual:

~ % ollama run qwen2.5:7b >>> hai Hello! How can I assist you today? >>> Send a message (/? for help)

Nyalakan Gateway untuk menghubungkan OpenClaw ke Telegram:

~ % openclaw gateway

Verifikasi koneksi Ollama berjalan dengan baik:

~ % curl http://127.0.0.1:11434/api/tags

Hasil curl http://127.0.0.1:11434/api/tags

STEP 15

Chat dari Telegram! 🎉

Setelah semua langkah selesai, kamu bisa langsung mengobrol dengan agent ollama/qwen2.5:7b yang berjalan di laptopmu — melalui Telegram.

Percakapan dengan agent ollama/qwen2.5:7b di laptop via Telegram.

Percakapan juga bisa dipantau langsung dari browser:

http://localhost:18789/chat?session=agent%3Amain%3Atelegram%3Adirect%3A202456304

Percakapan juga bisa dipantau dari dashboard di localhost:18789

Yang menarik dari proses ini adalah: tantangan terbesar bukan pada model AI-nya, melainkan pada bagaimana kita mengorkestrasi komunikasi antar komponen. Ketika setiap bagian — Ollama, OpenClaw, dan channel — berjalan selaras, barulah sistem terasa "hidup".

"Bukan sekadar menjalankan AI — tapi memahami cara membangun sistem yang robust, terkontrol, dan siap digunakan di dunia nyata."

Comments

Popular posts from this blog

Numpang Kerja Remote dari Bandung Creative Hub

Debugging PHP Web dengan XDebug di Intellij IDEA (PHP STORM)

Numpang Kerja Remote dari Bandung Digital Valley